Follow Us !

              

Bisnis Online

Daftar Isi

Bagian ini akan membahas cukup banyak mengenai aspek bisnis online atau e-business. Bisnis online hampir sama dengan bisnis umumnya, butuh perencanaan baik model bisnis, struktur organisasi maupun pendanaan.

Bisnis online sendiri banyak memiliki sub di dalamnya.  Mungkin Anda sering mendengar istilah-istilah seperti e-commerce, e-procurement, dan lain sebagainya.

Istilah dengan prefix e (electronic) sangat populer pada saat awal-awal dunia Internet berkembang dengan pesat. Namun saat ini, ada yang menganggap negatif karena trauma atas kejatuhan bisnis online secara masif pada tahun 2000 atau sering dikenal dengan istilah dot-com bubble.

Namun tentunya dengan perkembangan populasi pengguna Internet saat ini dan perencanaan dapat menguntungkan kita dengan signifikan.

Keuntungan Bisnis Online

Ada beberapa hal yang membuat bisnis online memiliki beberapa keuntungan sebagai berikut :
  • biaya operasional dan  pemasaran "cenderung" lebih murah.
  • katalog produk yang bisa diakses 24 jam.
  • tersedianya banyak sistem pemesanan online sehingga meringankan kita dalam pelayanan pelanggan.
  • jangkauan pasar secara global.
Namun, kita perlu ingat bahwa persaingan di ranah online juga semakin hari semakin meningkat sehingga daya kreatifitas kita untuk menciptakan model bisnis yang baik dan media yang tepat untuk menggapai pelanggan menjadi krusial. Apalagi di era "Facebook" dan "Twitter" belakangan ini.

Komponen Penunjang Bisnis Online

Keberadaan bisnis online kita biasanya berupa situs web, dan komponen-komponen aplikasi yang harus ada pada bisnis online yaitu :
  1. Alamat Internet berupa nama URL (Unified Resource Locator) yang mengidentifikasi keberadaan kita di Internet, contoh : www.jaringanbisnis.com.
  2. Katalog Online - sistem pengaturan isi situs. Ini mencakup misalkan pengaturan katalog produk, seperti kode, nama dan harga produk.
  3. Kereta Belanja (Shopping Cart) - dimana pengunjung dapat memilih dan memasukkan jenis produk dan jumlah  yng dibeli sehingga untuk kemudian dapat dihitung dan diproses.
  4. Hosting, tempat kita meletakkan informasi dan aplikasi kita. Hosting memerlukan komputer berupa server yang dapat kita buat sendiri dengan koneksi ke Internet atau menyewa jasa hosting provider seperti Yahoo Hosting.
  5. E-mail, agar pelanggan dapat melakukan kontak kita atau aplikasi dapat mengirimkan informasi atau dokumen secara online.
  6. Instant Messaging, sehingga pelanggan dapat menanyakan secara langsung secara interaktif. Contoh : Yahoo Messenger, Google Talk atau MSN.
  7. Pembayaran Online, sistem pembayaran online yang terhubung ke perbankan. Seperti misalkan pembayaran dengan kartu kredit.
Idealnya semua sistem tersebut harus ada, namun ini juga menyangkut pada tingkat kepercayaan terutama sistem pembayaran online yang dapat disalahgunakan oleh pelaku bisnis online.

Dalam kondisi seperti ini, banyak pengusaha online di Indonesia tidak menyertakan sistem pembayaran online pada situs webnya. Namun cukup menyediakan informasi yang lengkap mengenai produknya dan kemudahan pengunjung memilih produk. Pembayaran akan dilakukan melalui transfer setelah terjadi kontak yang baik antara pengunjung dan pembeli.

Penutup

Semoga sharing artikel-artikel yang kami sungguhkan pada kategori topik ini dapat membantu kita, para pengusaha untuk memulai, mengembangkan dan menang dalam menjalankan bisnis online.